Atasi Kebakaran Hutan, Riau Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing


diposting oleh admin | 2017-03-22


PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau kembali mendapat bantuan helikopter untuk membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Rencana Pemerintah Pusat akan menambah satu unit armada helikopter lagi untuk pemadaman kebakaran lahan (water bombing). Komandan Satgas Udara Siaga Penanggulangan Kabut Asap Riau, Marsekal Pertama Henri Alfiandi mengatakan, helikopter tersebut rencananya akan datang sekitar sepekan lagi. "Kalau tidak salah, helikopter jenis Mi 171 atau jenis S-61 Sikorsky," katanya, Selasa (22/2/2017). Henri menjelaskan, helikopter tersebut memiliki daya angkut air sebanyak 4 ton. Sebelumnya, helikopter bell bantuan pemerintah pusat setelah Pemprov Riau metetapkan Siaga Darurat Kabut Asap, memiliki kapasitas angkut 1.200 liter. Kebakaran lahan di Riau sering terjadi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Pelalawan, dan Kota Dumai. Pembakaran lahan sudah menjamah kawasan hutan lindung, seperti Cagar Biosfer Giam Kecil di Kabupaten Bengkalis, Suaka Margasatwa Kerumutan di Kabupaten Kuansing, Taman Nasional Tesso Nilo di Kabupaten Pelalawan dan Inhu. Biasanya setelah membakar di kawasan hutan lindungi negara, para perambah menanami dengan kelapa sawit dan sebagian untuk permukiman. Di Riau, semua kawasan konservasi yang dijadikan tempat habitat satwa langka telah porak poranda. Sampai saat ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah menghadapi aksi pembakaran dan perambah hutan lindung yang sudah terjadi sejak puluhan tahun.